Tips memilih software HRIS yang tepat untuk start-up

Software HRIS saat ini sudah menjad kebutuhan primer untuk perusahaan, dalam pengelolaan manajemen SDM termasuk absensi karyawan, penggajian, adminstrasi finance, sampai appraisal dan KPI.

Human Resource Information System (HRIS) adalah program aplikasi komputer yang mengorganisir tata kelola dan tata laksana manajemen Sumber Daya Manusia di perusahaan guna mendukung proses pengambilan keputusan atau biasa disebut Decision Support System dengan menyediakan berbagai informasi yang diperlukan.

Software HRIS menjadi sangat penting terutama bagi perusahaan rintisan (start-up) atau UKM, karena dapat membantu mereka dalam mengelola data SDM, serta lebih hemat dibandingkan menghire beberapa orang untuk mengurusi ini.

Dengan adanya software HRIS ini memungkinkan pekerjaan HRD yang seharusnya dikerjakan 3 orang dapat dikerjakan oleh 1 orang saja, tentunya dari sini saja perusahaan start-up dapat melakukan penghematan dari sektor biaya operasional.

Selain itu memproses payroll atau gaji juga lebih cepat, dan dapat dikerjakan otomatis by systems sehingga tidak hanya otomatis, tetapi juga lebih aman dari manipulasi. Dan berikut ini adalah tips memilih software HRIS yang tepat untuk start-up ataupun UKM.

Tips memilih software HRIS untuk start-up ataupun UKM

Lihat fitur sesuai kebutuhan

Saat ini banyak sekali software HRIS yang beradar di pasaran dari berbagai macam developer, masing-masing dari mereka memiliki fitur yang dapat membantu kliennya. Namun tidak semua fitur dibutuhkan atau tersedia. Cek lah semua fitur atau yang dapat mengakomodir kebutuhan perusahaan.

Fleksibel dan online

Pilihlah software HRIS online agar Anda bisa mengaksesnya dimana saja dan kapan saja, serta pastikan software tersebut berbasis cloud base seperti PayrollBozz. Serta rules penggajian dan absensi yang fleksibel, sehingga dapat memenuhi regulasi perusahaan tentang penggajian dan absen karyawan.

Layanan konsumen dan support responsif

Tidak hanya fitur dan fleksibilitas penggunaan, support dari developer juga sangat dibutuhkan. Mulai dari pelatihan penggunaan software, bantuan pengaturan, sampai menampung keluhan dan masalah pengguna. Serta pastikan juga dari review-review yang sudah ada dari pengguna lainnya, tentang layanan konsumen mereka.

Akses mobile

Pastikan juga software HRIS yang akan Anda pilih dapat di akses melalui smartphone, dan aplikasinya dapat di unduh di Play store dan juga Apps Store. Pengoperasian dari smartphone akan sangat membantu, secara Anda dapat melakukan aktifitas kepersonaliaan melalui smartphone Anda.

Kemampuan integrasi

Tips memilih software HRIS yang terakhir adalah kemampuan integrasi yang memumpuni. Seperti dapat terintegrasi dengan mesin absen, dapat mengaksesnya melalui jaringan internet, sehingga penarikan data bisa dilakukan dari pusat, bahkan bisa melakukan penarikan data absensi karyawan secara otomatis akan lebih baik.

Demikian adalah tips memilih software HRIS yang tepat untuk perusahaan start-up atau UKM, semoga informasi ini dapat berguna bagi kita semua.